Pentingnya Watermark Part 1 : Fungsi Watermark Untuk Marketing

Watermak, adalah hal kecil dan bahkan remeh sehingga sering dilupakan orang. Namun dibalik itu semua, justru watermark menjadi hal yang sangat penting, tergantung dari sudut mana kita meposisikannya. Terlebih bagi anda penggiat usaha di bidang online, katakanlahonline shop.

Pentingnya Watermark Part 2 : Membuat Watermark Massal dan Mudah

Di video kedua ini, kami sajikan lengkap langkah-langkah mulai mendesain watermark dengan cara paling mudah dan gampang, serta kami demokan juga bagaimana jika Anda ingin memberikan watermark untuk banyak gambar sekaligus.

Belajar Wirausaha Internet Marketing, Pelatihan Internet Marketing Hari Pertama, TC Piranhamas Day 7

Training Center atau yang biasa disebut TC, adalah salah satu cara/ event belajar internet marketing yang diadakan dalam 6 hari. Dalam TC ini peserta sudah mendapat fasilitas materi, penginapan dan makan siang selama pelajara/ materi berlangsung.

Belajar Wirausaha Internet Marketing, Pelatihan Internet Marketing Hari Pertama, TC Piranhamas Day 2

Hari kedua, adalah pembahasan materi untuk marketing menggunakan social media. Dimana pembahsan ini adalah pembahasan pemasaran menggunakan media social media, dengan cara yang efektif dan sopan. Sopan dalam artian, pemasaran menggunakan social media bukan menggunakan spam, bukan dengan penyebaran isu maupun bukan dengan pesan berantai yang membodohkan. Tapi dengan cara marketing yang memberikan efek edukasi.

Belajar Wirausaha Internet Marketing, Pelatihan Internet Marketing Hari Pertama, TC Piranhamas

Untuk kali ini, adalah TC yang sudah angkatan ke sekian, persisnya berapa, saya belum merumuskan datanya. Acara ini rencananya akan digelar dalam tempo tertentu. Dalam video yang kami sajikan, juga telah kami sajikan kontak person untuk informasi dan pendaftaran atas event ini.

Minggu, 30 September 2018

Pilih Mana, Nambah HP apa Nambah Karyawan ???


Disaat perjalanan usaha semakin tinggi, baiknya diiringi dengan keuangan yang semakin kuat. Namun ada kalanya jika keuangan yang digunakan adalah pinjaman, maka keuangan yang masuk pun perlu disisihkan untuk membayar hutang. Sehingga perlu pengaturan keuangan yang terukur, kuat dan digunakan seefisien mungkin.
Pilih Mana, Nambah HP apa Nambah Karyawan ???

Termasuk halnya peningkatan gaji karyawan, regulasi pemerintah tentang THR, kewajiban pembayaran asuransi kesehatan. Menjadi posting keuangan yang terus menerus perlu dianggarkan, belum termasuk jika ada kebutuhan penambahan aset baik aktiva maupun pasiva, tentu akan membutuhkan dana, dan diharapkan tidak membebani neraca.

Dalam kasus nya, jika toko semakin ramai –dalam hal ini toko online- maka mana yang lebih dulu menjadi keputusan, apakah menambah jumlah karyawan (sebut saja CS) atau menambah HP sebagai kanal komunikasi dengan konsumen. Jika dengan keadaan misalnya saat ini ada 5cs yang masing-masing mengelola 1 hp.

Dari elemen karyawan/ CS, memiliki beberapa karakteristik :
1.      Jika tenaga kerja ditambah, maka akan menambah pengeluaran untuk gaji karyawan,
2.      Penambahan karyawan belum tentu menambah produktifitas,
3.      Menambah karyawan, dengan tetap komposisi masing-masing mengelola 1 hp, peluang orderan terabaikan oleh humar eror, menjadi sangat kecil,


Dari elemen HP, memiliki beberapa karakteristik :
1.      Menambah HP sama artinya menambah kemampuan jaringan online, yang bisa diaplikasikan dengan paket data individual per hp, atau dengan jaringan wi-fi di kantor, yang kapasitasnya di sesuaikan agar berjalan optimal,
2.      Maka masing-masing karyawan mengelola lebih dari 1 hp, bisa menambah peluang orderan tidak terlayani (lost) karena human error,
3.      Menambah gaji/ jam lembur karena tugas yang bertambah,

Pilih Mana, Nambah HP apa Nambah Karyawan ???
Dari masing-masing karakteristiknya, menjadi pertimbangan untuk mana yang dipiliha sesuai dengan kemampuan keuangan saat ini dan outpun yang diharapkan. Penelitian ini, menitip beratkan pada solusi mana yang paling tepat untuk diambil oleh pengusaha, sehingga perancangan logika untuk menghasilkan data sebagai pendukung keputusan.

Sekaligus, artikel ini saya membuka diri kepada siapapun, penulis, peneliti, dosen yang ingin berkolaborasi untuk penelitian ini.

==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis, Praktisi Pengajar Universitas Brawijaya Malang
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
26 September 2018, Malang – Indonesia

Sabtu, 29 September 2018

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 03


Tulisan berikut adalah review dari paper internasional yang ditulis oleh Tomislav Hengl dan Michael Gould. Dalam blog ini disajikan dalam beberapa part. Penambahan gambar yang tidak ada keterangan, adalah tambahan sebagai pemanis artikel. Sedangkan gambar yang memiliki keterangan adalah bagian dari paper tersebut. Selengkapnya tentang paper, akan dijumpai di bibliografi pada bagian bawah dari part terakhir.




Berikut adalah bagian ketiga


Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 03

Sub Struktur dari sebuah RA (research articles)
Jika penjelasan diatas disajikan dalam bentuk tabel, mengarah pada fungsi dan penjelasan detil dari masing-masing elemen. Sementara, dalam satu kesatuan RA masing-masing elemen tersebut memiliki posisi masing-masing dimana satu dan yang lain saling berkaitan erat, membentuk satu alur yang tidak terpisahkan. Dalam sebuah diagram flow chart dapat dilukiskan seperti gambar berikut, yang menerangkan alur dan posisi dari masing-masing elemen yang sebelumnya dijelaskan di tabel diatas.


Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 03
Gambar : Alur Masing-Masing Elemen Dalam Penulisan Artikel Ilmiah

            Kesimpulan & Diskusi
Dalam paper ini juga dijelaskan bahwa suatu artikel riset yang baik tidak cukup hanya menyajikan informasi yang jelas dan benar-benar koheren. Namun juga pada bagaimana penulisannya, bagaimana menghantarkan pesan ke pembaca serta penggunaan kata/ istilah yang tidak menumpulkan penafsiran ganda bagi pembaca. Hal-hal penting tersebut terangkum dalam aturan yang banyak di sebut sebagai ‘golden rules’.

Name
Golden Rule
Gunakan sudut pandang pembaca
Tuliskan sesuai dengan siapa pembaca Anda, bukan untuk dan tentang diri anda sendiri,
Paparkan sebuah cerita
Langsung pada RA Anda untuk tetap fokus dan gamblang dalam paper tersebut dan presentasikan hanya hasil yang sesuai dengannya,
Jadilah diri sendiri
Tuliskan seperti halnya Anda berkata-kata dalam kehidupan sehari-hari, kemudian revisi lalu buatlah menjadi lebih manis,
Buatlah ini menjadi simple
Gunakan kalimat-kalimat simpel yang mudah dipahami seperti pada menjelaskan metologi yang komplek agar mudah dimengerti
Berkonsentrasi
Gunakan kata-kata yang menuju pada tujuan dan kata yang kuat, hindari penggunaan perbandingan lebih dari 3 kata, kata abstrak dan menimbulkan penafsiran ganda,
Buat menjadi pendek
Hindari penafsiran, perulangan dan pemaparan yang terlalu lebar atas sebuah teknik & terminologi yang telah banyak dikenal
Ambil sebuah tanggung jawab
Buatlah menjadi jelas, atas perbedaan antara pekerjaan lain dengan hal yang anda lakukan,
Buat kalimat kuat
“Kami menyimpulkan…” yang dapat digantikan dengan “dapat di simpulkan..”
Menjadi pribadi yang kritis
Kadang menjadi hal yang tidak pasti dan bsa diganti atas sebuah kesimpulan yang diaplikasikan dan mengakui pekerjaan yang telah dilakukan orang lain.

Paper ini secara garis besar memberikan arahan atas penulisan artikel riset yang baik dan mampu diterima oleh pembaca. Banyak dibahas dalam paper ini tentang pendekatan-pendekatan yang tidak hanya “egois” pada sisi teknikan atau keilmuan, namun juga pendekatan-pendekatan pada pembacanya. Karena bisa saja sebuah paper tidak hanya dibaca oleh ilmuan, pun demikian juga dinikmati oleh peneliti pemula.

Paper ini tentu sangat membantu menambah pengetahuan yang mampu diaplikasikan oleh peneliti pemula terutama dalam mengolah skill menulis paper. Bahasa yang digunakanpun familiar dan mudah dipahami, karena tidak semata-mata pada satu disiplin ini.




Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis, Praktisi Pengajar Universitas Brawijaya Malang
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
23 September 2018, Malang – Indonesia

Jumat, 28 September 2018

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 02


ulisan berikut adalah review dari paper internasional yang ditulis oleh Tomislav Hengl dan Michael Gould. Dalam blog ini disajikan dalam beberapa part. Penambahan gambar yang tidak ada keterangan, adalah tambahan sebagai pemanis artikel. Sedangkan gambar yang memiliki keterangan adalah bagian dari paper tersebut. Selengkapnya tentang paper, akan dijumpai di bibliografi pada bagian bawah dari part terakhir.




Berikut adalah bagian kedua

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 02

Elemen-elemen lain yang berperan penting dalam penulisan artikel ilmiah selain pendahuluan adalah : Metologi, Hasil, Kesimpulan dan Diskusi, disusul kemudian dengan referensi. Secara ringkas bahwa seluruh elemen dan apa yang terkandung didalamnya, disajikan dalam bentuk tabel berikut :
RAS, Bagian Artikel Riset
Fungsi Utama
Style yang disarankan
Aturan Baku
Title/ Judul
- Sebagai indikasi keseluhan isi dan pembahasan utama

Hal pertama yang menarik perhatian pembaca
Singkat dan sederhana, terdiri dari 7-10 kata,

Tertuju pada pembaca yang spesifik
Hindari menggunakan gramar yang terlalu komplek

Buatlah semenarik mungkin

Hindari kata-kata yang mengandung peramalan, misalnya analisis, efek dari.., gangguan atas.., metode baru..

Abstrak
Refleksi dari bahasan utama atas RA
Menjasi perhatian penting, namun hindari pemaparan yang terlalu panjang,
Gunakan past perfect dengan tinjauan masa lalu hingga sekarang dan kata-kata pasif,

Singkat, namun konsisten,

Tanpa sitasi, table maupun grafis dan lainnya,
Hindari berbicara pendahuluan,
Paparkan, tentang apa yang akan dilakukan, apa yang ditemukan dan apa kesimpulan utamanya

Barikan ringkasan atas banyaknya poin-poin bahasan
Introduction
Paparan awal tentang topic dan mendefinikasn secara  terminologi

Hubungan dengan riset yang sebelumnya telah ada

Sebagai indikasi atas fokus paper tersebut dan onjektifitas riset
Gramar simple tense untuk pengenalan atas pengetahuan, atau past tense untuk review literatur,
Gunakan aturan-aturna baku dari sebuah referensi,

Ikuti pergerakan logika/ nalar,

Definisikan secara terminologi berurutan dan hindari menimbulkan kebingungan
Metodologi
Sediakan detil-detil yang cukup atas peneliti yang benar-benar kompeten untuk kemudian ulangi eksperimennya,

Tentang siapa, apa, kapan, dimana, bagaimana dan kenapa ?
Past tense dengan kalimat aktif,

Selaraskan dengan format yang telah disepakati secara internasional,
Sebutkan apapun hal yang menjadi penting dan berperan dalam membentuk hasil,

Jangan menutupi jejak (“beberapa data bisa saja diabaikan”). Mulailah perkenalkan siapa autor (“kami memutuskan mengabaikan data tersebut”)

Apabila teknik yang digunakan sudah banyak dikenal/ familiar, tidak perlu memaparkan ulang, cukup sebutkan saja namanya,

Gunakan kalimat sederhana, misalnya untuk mengeksplorasi metodologi yang komplek.
Hasil
Berikan ringkasan hasil dalam bentuk penomoran dan grafis,

Lakukan perbandingan dengan perlakuan yang berbeda,

Berikan ukuran-ukuran yang menjadi kesepakatan,

Gunakan tabel, gambar, atau ilustrasi lain yang,
Mempersembahkan ringkasan dari relasi data dalam objektifitas RA dan bukan merupakan hasil dari keseluruhan riset,

Berikan lebih banyak empasis (daya tarik) dan kenapa hal itu menjadi empasis,

Berikan perhatian, tentang hal mana yang ditemukan mampu menjadi yang paling signifikan,

Jadikan sebagai batasan yang gamblang antara anda dengan pekerjaan lainnya,
Kesimpulan & Diskusi
Menjawab pertanyaan yang timbul saat riset

Memaparkan perbedaan yang menjadi nilai lebih dan hal-hal yang mungkin saja menjadi penemuan yang mengejutkan atau tidak terduga,

Merupakan hal penting atas penemuan serta implikasinya untuk waktu mendatang
Simple/ present tense (dapat juga gunakan past tense jika ada kaitannya dengan hasil)

Diijinkan adanya spekulasi secara ilmiah (jika diperlukan)


Tidak perlu memberikan rekapitulasi atas hasil, tapi buatlah dalam kalimat,

Buat kalimat yang kuat, tapi hindari penggunaan “…”

Jangan sembunyikan jika ada hasil-hasil diluar keinginan awal – bahkan itu justru bisa menjadi penting,
Referensi
Berikan daftar literatus apa saja yang berhubungan dan sumber-sumber informasi
Sesuai permintaan  jurnal autor/ editor, sehingga tahun dan judul wajib disertakan,
Selalu sitasi referensi yang paling sering di akses

Sitasi pada sumber utama/ primer lebih dari sekedar review paper.



Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,

Penulis, Praktisi Pengajar Universitas Brawijaya Malang
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
23 September 2018, Malang – Indonesia

Kamis, 27 September 2018

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01


Tulisan berikut adalah review dari paper internasional yang ditulis oleh Tomislav Hengl dan Michael Gould. Dalam blog ini disajikan dalam beberapa part. Penambahan gambar yang tidak ada keterangan, adalah tambahan sebagai pemanis artikel. Sedangkan gambar yang memiliki keterangan adalah bagian dari paper tersebut. Selengkapnya tentang paper, akan dijumpai di bibliografi pada bagian bawah dari part terakhir.

Berikut adalah bagian pertama 

RULES OF THUMB FOR WRITING
RESEARCH ARTICLES
Tomislav Hengl, Michael Gould

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01
Ketika memasuki gerbang kota yang megah kita dapat membuat prediksi tentang kemegahan, kesombongan, sejarah, dan peradaban yang akan kita temui di kota. Kadang-kadang, gerbang tidak memberikan sedikit pun pemandangan kota, dan itu dapat menyesatkan para pengunjung tentang bagian dalam kota. Bagian pengantar artikel seperti gerbang kota. Ini adalah presentasi yang bertujuan untuk memperkenalkan dirinya kepada para pembaca, dan menarik perhatian mereka. Daya tarik, kejelasan, kegemaran, dan kapasitas analitis presentasi akan mendorong pembaca untuk membaca bagian artikel berikutnya. Di sisi lain seperti yang dipahami dari moto penyair Yunani kuno Euripides "awal yang buruk membuat akhir yang buruk", bagian "Pendahuluan" dari artikel ilmiah adalah penting karena dapat mengungkapkan kesimpulan artikel.

Sangat penting untuk menganalisis masalah yang akan dipertimbangkan di bagian ‘Pengantar’ di bawah judul. Pertama, informasi harus tentang topik umum artikel ini berdasarkan literatur saat ini, yang membuka jalan bagi pengungkapan tujuan naskah. Kemudian subject matter harus spesifik, fokus dan referensi mendasar yang terkait dengan topik yang harus didiskusikan. Kemudian, rekomendasi untuk solusi harus dijelaskan, dengan kata lain tujuan harus dikomunikasikan. Ketika langkah-langkah ini diikuti dalam urutan itu, pembaca dapat melacak masalah, dan solusinya dari perspektifnya sendiri berdasarkan literatur saat ini. Jika tidak, bahkan studi yang sempurna yang disajikan dalam desain yang tidak sistematis dan membingungkan akan kehilangan kesempatan membaca. Memang informasi yang tidak memadai dapat berakibat ketidakmampuan untuk mengklarifikasi masalah dan terkadang menyembunyikan solusi.

Pertama-tama, penjelasan tentang topik dalam literatur saat ini harus dibuat dengan jelas, dan istilah yang tepat seolah-olah pembaca benar-benar tidak tahu tentang subjek. Di bagian ini, terjalin hubungan hangat antara pembaca, dan naskahnya ditujukan. Karena masalah atau solusi akan mendorong pembaca untuk menyaringan literatur sesuai materi yang diambil. Informasi yang diperbarui dan kuat harus disajikan di bagian ‘Pengantar’.

Kemudian topik utama dari artikel dan masalah yang dihadapi harus dianalisis dalam literatur saat ini mengikuti main topic. Pada titik ini masalah harus dikurangi menjadi satu masalah sejauh mungkin. Tentu saja, mungkin ada lebih dari satu masalah, namun masalah baru dan solusinya harus menjadi pokok bahasan artikel lain. Masalah harus diungkapkan dengan jelas. Jika target lebih banyak, dan kompleks, solusi akan lebih dari satu dan membingungkan.

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01
Maka paragraf terakhir dari bagian 'Pendahuluan' harus mencakup solusi di mana kami akan menjelaskan informasi yang kami hasilkan dari data terkait. Kalimat yang membangkitkan rasa ingin tahu pembaca tidak boleh dibiarkan tak terjawab. Pembaca yang berpikir untuk mendapatkan informasi yang paling efektif dalam waktu singkat ketika membaca artikel ilmiah tidak boleh disalahkan dengan kalimat-kalimat misterius, dan pembaca tidak boleh dibiarkan untuk sampai pada kesimpulan sendiri. Solusi yang diungkapkan dengan jelas sesuai dengan masalah harus diungkapkan secara eksplisit yang untuk integritas bagian ‘Pengantar’.

Bagian pengantar dari artikel yang patut ditulis dalam bentuk present tense sederhana yang mencakup singkatan, akronim, dan penjelasannya. Berdasarkan pernyataan di atas, dapat membagi bagian pengantar menjadi 3 bagian. Dalam paragraf pertama, background permasalahan yang memiliki fokus to the point. Dalam paragraf kedua, menjelaskan metode yang digunakan dan referensi dasar yang terkait dengan metode yang telah diberikan, dengan kata lain, referensi mendasar tentang subjek utama yang dibahas. Dalam paragraf terakhir tujuan para peneliti untuk menyelidiki hasil, dan keamanan penerapan metode baru ini dalam informasi saat ini telah ditunjukkan, atau problem identification.



Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis, Praktisi Pengajar Universitas Brawijaya Malang
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
23 September 2018, Malang – Indonesia

Rabu, 26 September 2018

Berbagai Ilmu Saya Dapat Dengan Belajar di Pegasus Academy


Halo, nama saya Andreas Prasetya. Saya merupakan salah satu siswa dari SMK Brantas Karangkates yang saat ini menjalani masa PKL/Prakerin/OJT  selama 4 bulan di Pegasus Academy. Pengalaman saya belajar di Pegasus Academy sangatlah menarik, banyak ilmu-ilmu baru yang saya dapatkan di Pegasus Academy. Terutama untuk hal marketing, yah itu karena Pegasus Academy sendiri merupakan perusahaan yang berjalan di bidang Internet Marketing, jadi tidak heran jika banyak ilmu yang saya dapatkan disini berupa hal-hal tentang internet marketing.

Saya pertamakali bertemu dengan Pak Budi yang merupakan pendiri sekaligus pemimpin dari Pegasus Academy pada hari minggu tanggal 24 Juli 2018, beliau sangatlah ramah menerima kami, tak lupa beliau juga memberikan instruksi atau prosedur yang ada di PegasusAcademy, mulai dari hal paling kecil seperti menata sepatu atau sandal sampai ke hal yang mendetail seperti cara bekerja dan prosedur melayani pelanggan. Pada tanggal 25 Juli 2018, merupakan hari pertama kami belajar di Pegasus Academy, kami berenam termasuk saya pada mulanya merasa canggung dan masih belum tahu apa-apa tentang hal yang harus kami kerjakan di Pegasus. 

Kami juga bertemu dengan kakak-kakak senior dari Universitas Brawijaya yang juga sedang melaksanakan magang disana. Mereka juga sangat ramah dan mau berbagi pengetahuan dengan kami. Materi-materi yang saya dapatkan dari Pegasus sangatlah bermanfaat, banyak ilmu baru yang saya dapatkan, mulai dari manajemen waktu , pengerjaan tugas, mempromosikan produk, membuat iklan, mengedit video, mengedit gambar, melayani pelanggan, cara packing barang yang benar, mengajari pemagang yang lain yang belum bisa, dan cara berbicara yang benar di depan umum, kemudian ada juga materi Bahasa Inggris yang berguna untuk mengasah kemampuan Bahasa inggris kami agar lebih baik.

Pengalaman kami selama magang di Pegasus bisa dibilang menyenangkan, kami bisa belajar berkoordinasi dengan teman-teman yang lain, memecahkan suatu masalah, dan masih banyak lagi. Kemudian ada juga materi tentang programing yang diberikan oleh Pak Budi, mulai dari yang mendasar hingga yang sulit. Dalam memberikan materi Pak Budi mampu menerangkannya dengan sangat baik sehingga mampu dipahami oleh para siswa Pegasus Academy. Selain materi dan tugas di dalam ruangan, Pegasus Academy juga mengagendakan kegiatan outdoor seperti outbound. Waktu itu kami juga bertemu dengan siswa-siswa Pegasus yang berada di berbagai cabang dan juga bersama para pemimpin cabang. Kami disini dididik agar bisa bekerja mandiri maupun kelompok, memenuhi target dan lain-lain, kemudian kami juga dilatih untuk bertanggung jawab pada tugas yang diberikan kepada kami. 

Banyak sekali pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan, semoga ilmu ini dapat bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara, dan untuk Pegasus Academy tetap jaya dan semakin memberikan manfaat untuk Bangsa dan Negara Indonesia.

Ditulis oleh Andreas Prasetya peserta pendidikan intensif di Pegasus Academy dari SMK Brantas Karangkates

Minggu, 23 September 2018

Paket Biaya Jasa Desain Logo


Disamping berbagai kemudahan dan fasilitas yang kami berikan, tentu kami juga memberikan harga terbaik untuk Anda. Jasa desain logo yang kami tawarkan, dalam paket seperti dibawah :
1.      Anda mendapat minimal 3 usulan logo. Yang telah di periksa terlebih dahulu secara internal terkait syarat-syarat logo dan nilai filosofi yang dikandungnya,
2.      Saran logo akan dikirimkan pada Anda untuk diperiksa jika ada hal yang perlu dibenahi,
3.      Untuk paket ini biayanya adalah Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah),
4.      Anda bukan mendapat desain yang asal kilat, asal jadi, asal tembus. Tapi desain yang memiliki nilai fisolosif sesuai tujuan, visi, misi perusahaan,


Jika hanya sekedar desain, hanya sekedar cepat, di luaran sana banyak. Ingat, logo bukan desain grafis tanpa arti, tapi logo adalah identitas sehingga tidak cukup hanya dengan tampilan desain.

SEGERA buat logo usaha Anda DISINI, Info & Pemesanan :
Jl. Danau Sentani Tengah H2B 39, Sawojajar, Malang.
Fast Respon Call/ WA : 0822.365.1234.3