Jumat, 17 Juni 2011

Legenda episode 1 : Arjuna

Siapa yang tak kenal dengan tokoh pewayangan ini dan dia memang tak kalah mendominasi dalam cerita Mahabarata. Ya, Arjuna, dari garis keturunan Pandu dia adalah anak ke tiga dalam jajaran pandawa sekaligus yang paling sakti dan dialah keturunan Batara Indra, raja dari semua dewa.


Anak dari Dewi Kunti ini dalam hidupnya seakan banyak dikelilingi wanita cantik, termasuk Subadra yang akhirnya memberi Arjuna anak laki-laki yang tak kalah dengan kemampuan ayahnya, dialah Abimanyu, tapi sayang ia mati dalam perang Kurusetra, tapi setidaknya perkawinan Abimanyu dengan Uttari kembali menelorkan ksatria tangguh yang kelak dikenal sebagai Parikesit yang menggantikan kedudukan pamannya, Yudhistira sebagai raja di Hastinapura. Irawan seorang pemuda yang mampu terbang juga anak dari Arjuna hasil perkawinan dengan Dewi Naga, Irawan juga tewas dalam perang Kurusetra bersamaan dengan keponakannya, Gathotkaca.

Juga dalam kisah Mahabarata, Arjuna dan segenap pandawa yang lain kecuali Yudhistira, meninggal saat dalam pengasingan ketengah hutan dan dalam upaya perjalanan ke pegunungan Himalaya untuk menjalani tapa brata. Tapi satu persatu para ksatria itu tumbang dan mati dimulai dari yang paling muda. Sedangkan Yudhistira dijemput oleh ayahnya Betara Yama (Dewa Kematian), dengan kereta kencana ia diantar ke kahyangan menuju surga.

Nama Arjuna yang demikian melegenda. Hingga namanya jadi julukan lekat bagi seorang pria tampan. Memang perawakan Arjuna hampir sempurna bagi setiap wanita yang meliriknya, ia pintar, cerdik, sakti dan lincah juga rupawan. Ditambah lagi dengam bimbingan dari kakaknya, Yudhistira, Arjuna semakin mantap sebagai ksatria dan semakin bersinar pula pamornya. Bahkan dalam medan Kurusetra, bersama Srikandia ia berhasil membunuh ksatria suci Bhisma yang dikenal sangat tangguh dan tak ada yang mampu membunuhnya.

Memang sampai saat inipun masih menjadi misteri apalah Arjuna pernah ada dan hidup jauh dimasa lalu atau hanya hidup dalam Epik Mahabarata. Tapi meskipun demikian toh hingga saat ini namanya masih sangat kuat dibenak masyaratkat terutama orang Jawa. Ditambah lagi kesenian Wayang Kulit yang sekarang dinobatkan sebagai warisan dunia banyak mengadopsi cerita-cerita yang sedikit banyak menyangkut pamor Arjuna.

Inilah salah satu alasan Arjuna masuk dalam rubrik ‘Legenda’ karena namanya begitu santer dan hidup, tapi sampai saat inipun belum ada bukti yang menyakinkan dirinya pernah hidup di dunia ini. Memang baru-baru ini ditemukan panah-panah yang berjajar menancap di bebatuan di sekat Sri Lanka dan itu diyakini sebagai anak panah Arjuna yang dilesatkan saat ia bertempur dengan Hanoman. Meskipun akhirnya Arjuna kalah dari Hanoman gara-gara kesombongannya. Toh hal yang diyakini sebagai peninggalan Arjuna tersebut belum terbukti keabsahannya hingga saat ini.

Jauh dari bukti sejarah atau semacam prasasti, tapi tetap nama Arjuna hidup dalam pergaulan masyarakat sehari-hari dan ajaran-ajaran keluhuran budi seorang Arjuna seakan hal paling sempurna untuk seorang pria.


Di Posting di deroom pada 5 Maret 2009

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar