Kamis, 23 Februari 2012

Rahasia Sekuntum Bunga Rosella


Teh merah atau teh rosella lagi booming di masyarakat. Bahkan bukan hanya di Indonesia, di manca negara orang sudah mulai banyak melirik segudang manfaat dari bunga berwarna merah ini.

Rosela memiliki sekitar 300 spesies, baik yang hidup didaerah tropis maupun non tropis. Dahulu rosela sebatas digunakan sebagai tanaman hias, namun sekarang mulai beralih sebagai bahan makanan alternatif mengingat banyak sekal khasiat medis yang dikandungnya.


Dikenal dengan berbagai nama, antara lain Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry,di Perancis dikena dengan Oseille rouge, dan di spanyol dpanggil dengan Quimbombo Chino ,sementara orang Afrika Utara mengenalnya sebagai Karkad, orang Senegal lebih akrab dengan sebutan Bisap

Warna merah pada kelopak bunga rosela mengandung betakaroten dan atnioksidan yang sangat tinggi. Selain bermanfaat sebagai penyeimbang tekanan darah dan berat badan. Belakangan rosela mulai dimanfaatkan sebagai pelengkap kosmetik untuk menghaluskan kulit.

Berikut beberapa manfaat bunga rosela yang diperoleh dari berbagai sumber :

  • Warna merah pada kelopak bunga rosela bersifat detoksifikasi yang sangat berguna dalam menetrankan racun. Mengingat tubuh manusia sangat rentan terhadap racun, baik dari makanan yang kurang sehat dan berpengawet hingga dari radikal bebas diluar tubuh.
  • Menstabilkan tekanan darah. Sehingga tekanan darah tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah,
  • Menurunkan kadar gula darah dan sangat bermanfaat dikunsumsi pada penderita diabetes, rasanya yang sedikit masam juga sebagai indikasi banyaknya multivitamin dan vitamin C,
  • Karena kaya akan betakaroten dan antioksi dan yang mencegah radikal bebas, rosela juga bermanfaat sebagai penghambat tumbuhnya kanker,
  • Menurunkan kolesterol dalam darah, dalam kasus ini adalah kolestrol jahat,
  • Menyeimbangkan berat badan, pada beberapa penelitian rosela bisa mengikat lemak dan membuangnya bersama kotoran, termasuk penumpukan lemak pada beberapa organ misalnya jantung dan hati,
  • Membantu memulihkan dari ketergantungan obat. Pada beberapa kasus, rosela juga digunakan sebagai terapi ketergantungan alkohol.

Pengembangbiakan tanaman rosela tidaklah terlalu sulit. Karena pada dasarnya bisa tumbuh dimanapun denganmenebar bijinya. Di kota Batu Malang Jawa Timur bahkan banyak petani apel yang mulai beralih ke rosela. Mereka bilan rosela lebih menguntungkan dari sisi ekonomis dan perawatan yang cenderung lebih mudah dan tentunya bisa dipanen setiap hari sepanjang tahun seperti halnya bunga mawar. Karena mulai banyak petani yang mengenbangkan rosela sebagai hasil panen, akibatnya mulai tumbuh industri pengemasan rosel. Baik pengemasan dalam bentuk segar, dikeringkan hingga dalam bentuk sirup.

Rosela banyak dijumpai dipasaran, mulai pasar swalayan sampai tradisional bahkan mulai menjamur penjual asongan yang berkreasi dengan rosela. Namun penyebaran produk rosela masih terbatas di kota-kota besar atau kota kecil yang dekat dengan industri dan pembudidayaan. Di kota-kota yang letaknya lebih jauh, misalnya didaerah Madiun, Magetan, Ngawi dan Sragen, produk rosela masih sangat jarang dijumpai. Adapaun harganya sangat mahal dan hanya ditempat-tempat tertentu.

Koleksi artikel serupa, klik disini

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar