Sabtu, 11 Februari 2012

Sepenggal Fragmen 2011

Masa satu tahun telah usai, hari ini tanggal 11 Februari sebagai momen pelepasan jabatan sekaligus awal jabatan bagi yang baru. Satu tahun yang luar biasa dan mengingatkan pada masa-masa terdahulu.
Pernah, disalah satu fragmen menjabat. Ada pergesekan dengan kakak kelas, maklum waktu itu memang dalam masa jabatan sebagai pengurus organisasi di sekolah tingkat SMA. Pada intinya hanya kesalah pahaman dan kakak kelas “belum bisa” mempercayakan kepengurusan padaku dan teman-teman. Saat itu, memang saya sebagai top leader sangat tidak nyaman dengan kehadiran kakak kelas yang justru berubah sebagai tukang interogasi, tukang selidik dan tukang kritik. Apapun yang kami lakukan selalu salah, dimata dia. 
Akibatnya, teman-teman yang “cemen” ikut kakak kelas dan justru kudeta terhadapku. Mereka hilang entah kemana sehingga tinggal 10 orang. 10 orang terakhir inilah yang saya anggap sebagai orang luar biasa dan mampu bertahan atas segala tekanan. Dan dari 10 orang terakhir inilah masa kepengurusan diakhiri dengan prestasi tertinggi yang pernah didapat organisasi. Luar biasa. Terimakasih pada 10 orang terakhir.
Sepenggal pula kisah terbaru, dalam masa sebagai top leader.. Suatu kisah baru yang menjadi pelajaran baru. Ah, lebih baik ditulis dengan gaya fiksi sajalah, agar tak ada pihak yang tersinggung.
Suatu hari, seorang raja mengumumkan sayembara, barang siapa mampu memanah sebuah titik yang dikelilingi pusaran dengan tepat, maka di pemuda akan dijadikan suami sang putri raja. Maka berbodonglang raja dari segala penjuru. 
Sebut saja namanya Arjuna, berhasil memenangkan sayembara dan memerolah sang putri sebagai istrinya. Namun sayang, rupanya Arjuna melupakan sang dewa yang selama ini membimbingnya untuk memenangkan sayembara tersebut. Akhirnya sang dewapun murka pada Arjuna dan menghujani Arjuna dengan ajian mantra brata. Hingga Arjuna menjadi tertekan dan posisinya melemah.
Untunglah, Arjuna memiliki banyak punggawa yang selalu siap membantunya dan setia. Sang dewapun berhasil ditumpas dengan ajian mantra brata. Wah, Arjuna berkhianat neh ceritanya. Bisa saja disimpulkan demikian, tapi jauh lebih mendalam, karena sang dewa memiliki tujuan yang tidak baik terhadap kayangan. Sang dewa ingin melengserkan posisi dewa Indra sebagai raja para dewa. Eits, Arjuna mendapat bocoran tentang rencana sang dewa dan Bhatara Wisnu.

Hohohoho ini hanya cerita fiksi. Tapi cerita fiksi juga lahir dari adanya realita dan fakta loh. 
Well. Arjuna berterima kasih banyak pada seluruh punggawa dan memberi sebidang pulau pada masing-masing punggawa dibawah kerajaan Indrapasta secara adminitratif. Sehingga para punggawa pun berhasil menjadi raja dinegeri masing-masing dan tetap mengakui kemaharajaan Yudistira.

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar