Senin, 19 Maret 2012

Mimpi Buruk, Neraka Kebun Binatang Surabaya

Gambar dari bisnis.com
For english version click here

Memang bukan satu-satunya kebun binatang di Jawa Timur terlebih di Indonesia. Dikota Malangpun ada kebun binatang mini dan di Batu ada kebun binatang yang baru di buka. Namun nama besar kebun binatang Surabaya tepatnya di Wonokromo tak akan bisa lepas dari benak masyarakat.

Terbaru kamis sore 15 maret, seekor banteng jawa bernama Rio mati karena patah kaki akibat berkelahi dengan banteng jantan lain. Perkelahian banteng ini mengingatkan pada kesemrawutan manajeman yang juga berkelahi antara satu pihak dengan pihak yang lain. Sementara pihak terkait mengatakan ini bukan perkelahian, hanya perseteruan. Iya bapak, perseteruan yang mematikan para binatang. Bahkan para satwapun harus hidup tanpa pasangan.


Sebelumnya, kematian hewan juga dialami oleh jerapah, singa, beruang dan hilangnya beberapa ekor komodo secara ajaib. Sebuah prestasi yang menambah panjang daftar hitam kebun binatang surabaya. Apakah harus menambah korban kematian hewan lagi untuk memperbaiki kekisurah menejeman ?

Jika tahun ini ada jajak pendapat untuk kalangan hewan tentang tempat paling angker di bumi. Pastilah hewan diseluruh dunia ini akan menjawab mutlak kebun binatang surabaya sekaligus sebagai neraka dunia yang mematikan.

Atas jasa seorang jurnalis H.F Komer yang hobi mengumpulkan binatang, maka dengan SK no. 40 tgl 31/08/1916 Gubernur Jenderal Belanda mendirikan sebuah kebun binatang yang dinamakan Soerabaiasche Planten-en Dierentuin” (Kebun Botani dan Binatang Surabaya).

Didirikan oleh pemerntah kolonial Hindia-Belanda, kebun binatang ini pernah digadang-gadang sebagai yang terluas dan terbesar di Asia Tenggara. Tapi sangat memalukan saat beberapa media internasional menulis tentang kisruh di kebun binatang ini.

Mungkin bisa menjadi perhatian. Bahwa walikota Surabaya Tri Rismaharini menolak jika kebun binatang surabaya beralih fungsi. Degan tegas ia menolak wacana tersebut. Penolakan ini didasari atas keputusan Menteri Kehutanan (Menhut) Nomor SK.281/Menhut-IV/2011 tentang Tim Pengelola Sementara Kebun Binatang Surabaya (TPS KBS).  Dalam surat tertanggal 18 Agustus 2011 itu, Menhut memberikan wewenang kepada TPS KBS untuk menjaring investor berpotensi. Surat tersebut sekaligus memperpanjang masa kerja TPS dari 21 Februari 2011 dan berakhir 22 Agustus 2011.

Dalam hal ini, investor berpotensi menimbulkan perbedaan makna dan terkesan tidak jelas. Karena toh faktanya justru banyak pengusaha yang mengajukan proposal untuk pembangunan hotel di kawasan kebun binatang surabaya. Apakah ini indikasi penggusuran kebun binatang surabaya untuk di sulap menjadi hotel ?

”Saya tegaskan, silakan membangun hotel di tempat lain. Kebun Binatang Surabaya akan tetap menjadi ruang terbuka hijau dan paru-paru Kota Surabaya,” tutur Tri.
Tidak etis rupanya jika berkutat pihak mana yang salah. Namun kedua pihak memang memiliki alasan masing-masing. Apapun itu, jelas kekisruhan yang seakan tak ada ujung ini praktis menimbulkan derita tersendiri bagi satwa penghuni kebun binatang surabaya.
Diharapkan kisruh ini segera berakhir dan tidak jatuh korban mati/ hilangnya satwa  untuk kesekian kalinya.

Baca juga koleksi artikel  serupa, klik disini

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar