Kamis, 19 Juli 2012

Catatan Kaki 5 "Candi Badut, Sebuah Monumen Lintas Zaman"

 Lumayan lam, tidak update, wow ini saatnya melanjutkan catatan kaki yang sudah lama pula tidak terjamah.

Adalah candi Badut yang kali ini menjadi tujuan.Candi Badut terletak di daerah Tidar kecamatan Dau kabupaten Malang. Secara fisik keadaan candi ini terawat dengan baik, dan pada perayaan hari raya Nyepi candi ini oleh umat Hidu digunakan sebagai tempat penyucian diri sebelum memasuki puasa.


Candi Badut diyakini merupakan peninggalan kerajaan Kanjuruhan dari masa Raja Gajayana putra Dewasingha. Beberapa data pendukung atas hipetes tersebut adalah dari gaya arsitektur tua pada candi Badut. Didukung dengan banyaknya penemuan bukti sejarah di daerah Merjosari dan Dinoyo yang memiliki gaya arsitektur sama.

Belum dapat dipastikan kapan candi Badut didirikan karena belum ditemukan data mengenai hal tersebut. Namun dari beberapa sumber sejarah menyebutkan Raja Gajayana sempat mengutus para pemahat untuk membuat arca Maharesi Agastya, ini didasari karena Raja Gajayana sempat melihat arca serupa yang terbuat dari kayu cendana buatan nenek moyangnya. Karena seorang pemuja Agastya, Raja Gajayana mengutus rakyat, pendeta dan pembesar untuk lebih menghormati Agastya dengan membuat arcanya. Dikatakan pula arca yang dibuat tersebut adalah arca paling indah pada masa itu. Sehingga pada tanggal 21 November 760 M arca tersebut ditasbihkan oleh para pendeta yang paham weda beserta pada pertapa, para stapaka dan rakyat. Dicurigai tanggal tersebut pulalah candi Badut diresmikan.

Di kaki tangga pintu utama candi ini, terdapat sebuah lambang atau simbol kerajaan Singhasari yang terpahat sebagai relief dengan presisi yang sangat indah, ini sebagai salah satu tanda bahwa candi ini sempat terbengkalai pasca runtuhnya Mataram Kuno Jawa Timur dan kembali ditemukan serta di pugar oleh kerjaan Singhasari. Sekaligus, sebagai salah satu bukti bahwa candi ini posisinya tidak bisa dianggap remeh, dia telah melalui masa Kanjuruhan, Mataram Kuno, Singhasari dan bahkan mash berdiri tegak hingga kini, satu pertanyaan yang kemudian muncul, sepenting apakah posisi dan fungsi candi ini hingga orang Singhasari-pun menyempatkan mengadakan pemugaran atas candi ini ?

Dari perjalanan ke seluruh candi di Kota/ Kabupaten Malang, diraih sebuah hipotesa bahwa candi Badut adalah candi tertuta diantara candi-candi yang lain. Pernah seorang teman mendebat, candi Wendit lebih tua dari Candi Badut, tapi toh dari masa pembangunannya sudah bisa di simpulkan candi Badut lebih tua daripada candi Mendit. Candi Badut dibangun oleh Prabu Gajayanan dari Kanjuruhan, sedangkan Candi Wendit dibangun oleh Pu Sindok setelah bertahta di Mataram Kuno Jawa Timur. Menilik dari sejarah pula, bahwa Mataram Kuno Jawa Timur, berdiri juga atas peran serta kerajaan Kanjuruhan.

Berikut disajikan beberapa gambar candi Badut :

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar