Sabtu, 25 Agustus 2012

Catatan Kaki 7 : Candi Songgoriti, Simbol Kelanggengan Titah Raja


Candi Songgoriti atau candi Supo beradi di wilayah Songgoriti sekitar 2 KM dekat kota Batu. Belum ditemukan bukti sejarah tentang pendirian candi ini termasuk tidak adanya prasasti pendukung.

Satu-satunya sumber sejarah yang dinyakini sampai saat ini adalah cerita yang beredar di masyarakat yang erat kaitannya dengan nama Songgoriti dan Mpu Supo atau juga dikenal sebagai Mbah Pathok.


Dikatakan, Pu Supo adalah orang kepercayaan raja Pu Sindok yang diutus mencari salah satu pusaka kerajaan yang hilang. Dalam pencarian tersebut Pu Supo menemukannya di daerah Songgpriti. 

Semenjak menyelesaikan tugas, Pu Supo tidak kembali menjadi pejabat di pusat kota, ia lebih memilih mendiami daerah Songgoriti bersama istri dan anaknya serta membuat tempat peristirahatan kerabat kerajaan di dekat sumber mata air panas. Tempat peristirahatan tersebut diberi nama Songgoriti yang berarti songgo (penyangga) bumi. Inilah awal mula dikenalnya nama Songgoriti dan hingga saat ini kawasan songgoriti terkenal sebagai lokasi peristirahatan.

Versi lain mengatakan, justru PuSindok mengutus Pu Supo untuk membangun tempat peristirahatan kerabat kerajaan. Ditemukanlah daerah Songgoriti yang sangat cocok sebagai lokasi peristrihatan, selain udaranya yang sejuk karena terletak dilembah gunung Kawi juga adanya sumber mata air panas. Karena merupakan utusan kerajaan, maka dibangun pula candi sebagai tempat beribadah.

Candi Songgoriti secara fisik sangat kental dengan gaya/ langgam candi Jawa Tengah, termasuk bahan pembuatnya dari batu andesit, sayang tidak ditemukan keterangan kapan candi ini dibangun.

Di beberapa bagian candi masih ditemukan arca-arca asli meskipun tidak utuh namun masih bisa dikenali, termasuk masih adanya arca Agastya yang mencirikan candi Songgoriti bergaya Siwa.
Be Smart BePositif sempat terengan mendapati data bahwa ihwal pembangunan candi tersebut adalah sebagai salah satu monumen titak sang raja, sama halnya dengan candi Wendit, candi Songgoritipun masih melibatkan raja Pu Sindok. Dan betapa titah sang raja tersebut tetap langgeng hingga saat ini yang menjadikan Songgoriti tetap sebagai lokasi peristirahatan. Bahkan sumber mata air panas didekat candi telah dikembangkan sebagai salah satu lokasi wisata favorit.

Sejenak bisa direnungkan, bahwa dalam masa pemerintahannya, Pu Sindok sangat berpengaruh, tentu selain seorang raja, Pu Sindok juga berhasil memberikan iklim damai atas peralihan Kerajaan Kanjuruhan ke Kerajaan Mataram Jawa Timur. Serta Pu Sindok telah membangun setidaknya dua candi, yaitu Mendit dan Songgoriti. Jarang ada seorang raja yang dalam masa pemerintahannya membangun dua candi atau lebih.

Satu lagi keunikan yang ditemukan dari fisik candi. Meskipun candi Songgoriti termasuk candi yang tidak terlalu besar, tapi hingga saat ini masih ditemukan adanya sumber air ditengah-tengah candi. Ini jugalah yang dicurigai Be Smart Be Positif, dahulunya lokasi tengah candi (seperti halnya candi-candi Hindu pada umumnya) diletakkan lingga-yoni yang memancarkan air langsung dari sumber yang ada dibawahnya. Air yang ada ditengah candi adalah air tawar biasa, namun disekeliling candi justru mengalir air panas yang mengandung belerang. Apa mungkin candi ini didirikan diatas dua sumber air dengan karakteristik yang berbeda ?


Berikut beberapa gambar candi Songgoriti koleksi Be Smart Be Positif:

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar