Rabu, 12 April 2017

Gejala Taksi Online Di Masyarakat VS Konvensional

Taksi Online Jogja, Taksi Online Malang, Taksi Online Jakarta
Taksi Online Jogja, Taksi Online Malang, Taksi Online Jakarta, Gojek Apk, Gojek Driver, Ojek Online, Transportasi Online, Bisnis Transportasi Online, Transportasi Online Indonesia, Transportasi Online Terbaik

Online versus konvensional. What do you think about this? Di banyak kota-kota besar di Indonesia terjadi banyak kerusuhan, demo, kekerasan karena ini. Angkutan umum menyerang ojek online, taksi konvensional menyerang taksi online, dsb. All about competition. But competition without fair. Kekerasan pun tidak dapat dihindarkan.

Sebenarnya apa yang terjadi di negara kita Indonesia? Indonesia mengalami suatu perkembangan yang bagus dalam hal transportasi. Tapi mengapa ‘perang lokal’ terjadi karena perkembangan yang bagus ini. Mengapa rakyat Indonesia yang menuntut sana sini untuk kemakmuran bangsa, yang menginginkan sebuah kemajuan, sekarang malah menolak semua itu. Seakan-akan mereka tidak peduli akan perkembangan Indonesia. Seakan-akan mereka telah buta akan masa depan mereka sendiri. Mengapa di saat terbukanya pasar bebas ASEAN yang mana kompetitor-kompetitor akan semakin banyak dan beragam, justru rakyat Indonesia sendiri menunjukkan bahwa mereka belum siap dengan semua itu, mengahadapi tantangan global. Kekerasan saja dilakukan karena persaingan lokal, bagaimana dengan persaingan global.

Adanya angkutan online di Indonesia membawa secercah harapan bagi masyarakat akan public transportation yang aman, murah, mudah, efisien, dan up to date. Segala kemudahan masyarakat dapatkan. Lapangan kerja pun terbuka luas. Perkembangan transportasi di Indonesia pun meningkat.
Tetapi, semua pun berubah. Angkutan umum yang biasa membawa banyak penumpang pun berkurang. Bahkan ada yang berhenti bekerja. Semua itu karena online public transportation? Mereka semua mengambil pendapatan sopir angkot? BIG NO. Dikatakan sebuah persaingan pun tidak bisa. Karena memang berbeda antara angkot dan ojek online maupun taksi online. Ranah pasar mereka sudah berbeda.

Tapi mengapa pada kenyataannya, saat ini masyarakat lebih memilih ojek online atau taksi online daripada angkutan umum yang biasanya mereka naiki? Yup, karena memang tidak ada pilihan lain pada saat itu. Pilihan lainnya juga tidak terlalu bagus seperti becak, dokar, bemo. Tapi sekarang? Masyarakat mempunyai pilihan. Pilihan yang lebih bagus. Dan akhirnya angkot pun menjadi kalah saing. Dan para sopir angkot ini pun tidak terima akan hal itu. Mereka seperti menunjukkan rasa takut mereka atau rasa was-was mereka akan kompetitornya yang jauh lebih bagus. Mereka takut tidak dapat bersaing.
Taksi Online Jogja, Taksi Online Malang, Taksi Online Jakarta


Ya, mereka pasti takut kalah bersaing jika mereka tidak memperbaiki kualitas mereka. Kita semua memang harus bersiap-siap, semua masyarakat tidak terkecuali harus siap-siap akan perkembangan teknologi. Cepat atau lambat teknologi akan memasuki seluruh lini struktur kota, warganya, bahkan negara. Semua itu pasti terjadi.

Marketing online lah yang membantu perusahaan ojek online dan taksi online. Mereka melihat pasar. Mereka melihat apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Mereka melihat permasalahan apa yang ada di masyarakat saat ini. Lalu, perusahaan-perusahaan ini membuatkan solusi. Lalu terciptalah aplikasi-aplikasi online public transportation.

Dan inilah yang harus dilakukan oleh sopir-sopir angkot atau perusahaan angkot. Mereka harus berbenah. Mereka harus mencari tahu apa yang terjadi terhadap angkot sehingga angkot menurun keeksistensiannya. Mereka bukan kehilangan pelanggan atau pelanggan mereka di ambil. Mereka masih punya pelanggan, tetapi tinggal bagaimana caranya untuk memperbaiki kualitas. Sehingga angkot konvensional pun masih tetap masuk dalam pilihan public transportation yang baik.
Sekiranya itu adalah contoh bagaimana teknologi saat ini datang pada masyarakat. Bagaimana berpengaruhnya suatu marketing online terhadap kelarisan sebuah usaha dan merubah gaya hidup masyarakat.

Ditulis oleh Fanni Rahmatika
Mahasiswa Magang Internet Marketing di Pegasus dari MIBM Vokasi Universitas Brawijaya Malang, dengan penyesuaian dari redaksi.



0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar