Jumat, 28 Juli 2017

Cashflow Quadran, Pola Pikir Yang Harus Anda Miliki

Cashflow quadrant, Cashflow quadrant menurut Robert kiyosaki, Cashflow quadrant bahasa indonesia, Cashflow quadrant pdf, Cashflow quadrant pdf Indonesia
Cashflow quadrant, Cashflow quadrant menurut Robert kiyosaki, Cashflow quadrant bahasa indonesia, Cashflow quadrant pdf, Cashflow quadrant pdf Indonesia, Cashflow quadrant analysis, Cashflow quadrant article, Cashflow quadrant amazon, Cashflow quadrant book, Cashflow quadrant bahasa Indonesia pdf

Hai kali ini saya akan membahas mengenai Cashflow Quadrant. Wah sudah pada tau belum apa itu Cashflow Quadrant? Mungkin kalian asing mendengar kata ini. Tapi percayalah bahwa dengan membaca artikel ini maka kalian akan memiliki pola pikir yang berbeda dari sebelumnya. Artikel saya ini sangat erat kaitannya dengan mental. Biasanya orang sukses adalah orang yang memiliki kecerdasan finasial. Tapi apakah kecerdasan finasial adalah seseorang yang jenius dengan IQ nya? Tentu tidak. Kecerdasan finansial bisa diukur dengan persepsi atau pola pikir orang tersebut. Nah pertama- tama saya akan membahas apasih cashflow itu?
Jadi Cashflow Quadrant digunakan untuk mengukur sukses tidaknya seseorang secara mental,bukan melalui profesinya. Cashflow dibagi menjadi 4 kuadran yaitu:

1.      Mental E = Employee
2.      Mental S = Self Employed
3.      Mental B = Business owner
4.      Mental I = Investor
Nah pola pikir seperti apasih yang dimaksud dari 4 kuadran tersebut? Yuk simak J
1.      Mental E (employee) :
Pada mental E kalian bekerja untuk orang lain, dimana kalian sudah terikat  waktu bekerja dan penghasilan yang akan didapat. Pola pikir mental E :

·        Kurang inisiatif
·        Egois atau memikirkan diri sendiri
·        Sulit menjadi yang lebih baik atau meningkatkan kualitas diri
·        Malas
·        Apabila menjadi atasan, tidak pintar dalam me-manage segala sesuatunya
2.      Mental S (Self Employed):
Pada Mental S kalian bekerja untuk diri sendiri tidak terikat waktu dan penghasilan. Tetapi kalian harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Pola pikir mental S :


·        Setingkat lebih baik dibandingkan mental E
·        Selalu berinisiatif
·        Egois atau memikirkan diri sendiri
·        Berusaha meningkatkan diri
·        Mampu bekerja secara mandiri atau tim
·        Sama dengan menytal E, apabila menjadi atasan,tidak pintar dalam me-manage segala sesuatu sehingga tidak tercipta kerja tim yang baik

3.      Mental B (Business owner) :
Pada mental B kalian bekerja dan mendapatkan penghasilan dari system, dimana dalam system tersebut orang lain bekerja untuk kalian. Jadi kalian tidak terikat waktu dan penghasila\n tidak terbatas. Pola pikir mental B :
·        Setingkat lebih baik dibanding S
·        Berusaha keras meningkatkan diri
·        Selalu berinisiatif
·        Bekerja keras dan cerdas
·        Mampu bekerja secara mandiri ataupun tim
·        Apabila menjadi atasan, mampu me-manage segala sesuatunya  dan mampu mengajari/mendidik bawahannya agar tercipta kerja tim yang bersinergi dan berkembang
·        Mampu memimpin tim sehingga tujuan tercapai
·        Cenderung mengesampingkan kepentingan pribadi dan mementingkan kesuksesan tim
·        Jujur,dermawan,rendah hati, dan amanah

4.      Mental I(Investor) :
Kalian mendapatkan penghasilan dengan menanam modal, sehingga uang berkerja untuk kalian sendiri.
·        Setingkat lebih baik daripada  B
·        Selalu meningkatkan diri
·        Selalu berinisiatif
·        Bekerja keras dan cerdas
·        Mampu bekerja secara mandiri ataupun tim
·        Mampu me-manage segala sesuatu dan menciptakan kerja tim yang bersinergi
·       Selalu berusaha untuk tidak bergantung pada diri sendiri atau pada orang lain melainkan pada system yang sudah ada
·  Mampu menciptakan system (software,hardware,dan humanware) sehingga segala sesuatu sudah dijalankan oleh system dan dapat berjalan atau berkembang sendiri

Pada kuadran E dan S, orang yang memiliki pola pikir seperti ini cenderung memilih untuk mendapatkan keamanan karena penghasilan yang didapat mereka pasti.
Pada kuadran B dan I cenderung memilih untuk mendapatkan kebebasan. Entah kebebasan dari waktu bekerja atau penghasilan.

Bukankah lebih baik memperoleh kebebasan karena kita tidak terikat oleh waktu dan penghasilan yang didapat juga lebih besar.  Jadi guys.. yuk mulai berusaha dan berlatih sehingga minimal kita memiliki mental B karena apabila kita sudah memiliki mental B otomatis kita kan sukses apapun jenis profesinya dan satulagi jangan lupa berdo’a pada pemilik kesuksesan yang HAKIKI. Berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga bermanfaat J




0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar