Rabu, 26 Juli 2017

Digaji atau Menggaji?

keuntungan wiraswasta, beda wiraswasta dan karyawan swasta, perbedaan wiraswasta dan karyawan

keuntungan wiraswasta, beda wiraswasta dan karyawan swasta, perbedaan wiraswasta dan karyawan, perbedaan wiraswasta dan karyawan swasta, wiraswasta apa karyawan, wiraswasta atau karyawan, wiraswasta dan karyawan, wiraswasta dan karyawan swasta, wiraswasta untuk karyawan, wiraswasta vs karyawan

Banyak yang berkata, hidup ialah sebuah pilihan. Sejak kecil, kita sudah mulai menanam impian-impian masa depan dan apa-apa saja yang ingin diraih dalam sebuah ungkapan cita-cita. Ingin menjadi dokter, polisi, polwan, dan guru merupakan jawaban umum yang sering terdengar dari seorang anak kecil ketika ditanya tentang cita-citanya. Alasan yang mengikutii dibelakangnya pun kian polos menggemaskan, seperti ingin menyembuhkan orang yang sakit, ingin mengatur lalu lintas supaya tidak ada yang menerobos lampu merah, ingin menjadi polisi wanita yang gagah, serta ingin membagi ilmu kepada sesama. Pada akhirnya, sebaik-baiknya impian yang kita pilih ialah yang bermanfaat bagi orang lain.
            Namun seiring bertambahnya usia, semakin banyak pula kebutuhan hidup yang menuntut untuk dipenuhi. Terkadang cita-cita masa kecil musti terlupakan karena kesempatan yang ada tidak berjalan sesuai dengan keinginan. Begitu juga dengan tagihan-tagihan, ongkos ini dan itu, bayar sewa rumah, dan hal semacamnya yang wajib dibawayarkan setiap bulan. Hal ini membuat orang-orang saling berbondong melamar pekerjaan ke perusahaan A, perusahaan B, perusahaan C, demi mendapat gaji untuk melunasi kebutuhan yang ada. Yang penting per bulan dapat gaji.
            The perks of being an employee, menjadi pegawai yang digaji setiap bulan tidak selalu sesuai dengan standar keinginan hidup yang diidamkan. Ada yang telah berdedikasi selama puluhan tahun pada suatu perusahaan, namun belum juga merasa telah meraih goals dalam hidupnya. Ada yang menghabiskan seluruh waktunya demi urusan kantor, namun merasa tak kunjung meraih kesejahteraan hidup. Tidak bisa melantangkan protes, karena hakikatnya seorang karyawan atau pegawai ialah bekerja sesuai jobdesk dan menerima gaji.
            Menguras pikiran dan tenaga demi digaji, mengapa tidak menempatkan diri sendiri sebagai yang menggaji saja?

            Maka dari itu, penciptaaan mindset untuk berwirausaha yang ditanamkan oleh role model di lingkungan sekitar sangatlah penting dimulai sejak usia dini. Mindset sebagai pelopor atau seorang individu yang mulai menciptkan sesuatu duluan hingga sesuatu tersebut nantinya akan bermanfaat bagi orang lain. Wadah yang paling mudah untuk mendorong jiwa berwirausaha ialah dari segi hobi, minat, atau passion diri masing-masing. Bekerja di bidang yang selaras dengan passion akan serasa seperti melaksanakan hobi yang dinikmati dalam setiap prosesnya, sehingga waktu yang terkuras rasanya pun tidak sia-sia, justru akan menghasilkan. Baik itu menghasilkan secara materi maupun ide dan inovasi. Diri kita bisa memegang kendali penuh pada tuas bisnis yang digenggam selagi menata goals kehidupan untuk kedepannya. Profit yang diraih dengan berwirausaha tentu akan sedikit jauh berbeda dengan gaji yang didapatkan oleh karyawan pada umumnya, dimana hal ini pula yang dapat membantu diri kita untuk meraih goals dan kesejahteraan dengan kurun yang tidak terlampau panjang. Kontrol waktu, peraturan, dan materiil ada pada satu orang, diri kita. Selain berwirausaha, sebagai pelopor bisnis kita juga mampu membuka lapangan pekerjaan dari berbagai aspek bidang keahlian. Jadi, masih ingin untuk digaji, atau menggaji?

Ditulis oleh Adellia P. R. dengan penyesuaian dari Redaksi

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar