Jumat, 22 September 2017

Facebook Ads tak lagi BERTARING tak lagi BERGIGI Part 2 : Selain Privasi Yang Telah Tertelanjangi

Facebook Ads, Iklan Berbayar, Paid Promotion, Pemasaran Online, Iklan Di Facebook, Cara Iklan Di Facebook, Iklan Berbayar Di Facebook, Iklan Berbayar Terbaik, Iklan Online Yang Baik, Harga Iklan Di Facebook

Facebook Ads, Iklan Berbayar, Paid Promotion
Akan lebih baik Anda membaca tulisan ini dengan pikiran jernih, tanpa ikatan emosional apapun terlebih hanya sekedar merendahkan orang yang bisa jadi kepintarannya jauh melampaui Anda. Ini adalah analisa, bukan bermain perasaan.

Di part satu telah dibahas bagaimana facebook menggiring para pebisnis dengan fitur yang ia jual.Sama seperti halnya orang jualan, di masa awal, anggap aja di kisaran tahun 2010-an, Iklan facebook luar biasa powerfull dan hebatnya, facebook mematok tarif yang sangat murah dan bahkan gratis. Seorang pengusaha yang berhasil beriklan di facebook dan menghasilkan banyak pundi rupiah, wajar jika selanjutnya banyak pengusaha mengikuti jejaknya. Dan beruntunglah facebook karena semakin banyak orang pasang iklan linier dengan pendapatan yang semakin meningkat.

Trend memasang iklandi facebook ini semakin berlanjut. Sehingga semakin banyak pula yang merasa manisnya pasang iklan di media sosial terbesar ini. Dengan memasang iklan, maka ibarat punya sales yang mau bekerja 24 jam sehari, dengan konsumen/ calon konsumen yang dibidik tepat sasaran, dengan sorting beraneka ragam yang dinyakini mampu membidik “kelinci” lebih tepat, lebih banyak dan tentu lebih efisien. Tren ini semakin berlanjut dan berlanjut.

Keadaan mulai sedikit berbeda dengan hadirnya instagram. Sebuah sosial media baru yang cukup diakses dengan perangkat mobile dan berhasil mencuri perhatian masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Perlahan namun pasti, para pengguna facebook, menggandakan diri atau bahkan utuh berpindah ke instagram. Apakah masih merasa kuat ? Tidak, Facebook justru merasa terganggu dengan hadirnya semut kecil ini. Hingga facebook memutuskan membeli instagram. Pertimbangannya adalah untuk mengembangkan perusahaan dan layanan ke konsumen, termasuk menyingkirkan ketakutan tersaingi.

Pengguna facebook di Indonesia pada 2017 mencapai 11% dari total penduduk. Bagaimana tidak menggiurkan, dan ibarat ini makanan adalah gula, dan tentu mendatangkan banyak semut. Tapi, juga jangan terlalu silau dengan suguhan data tersebut. Karena jumlah pengguna facebook yang sedemikian banyak, belum tentu semuanya manusia, belum tentu semuanya orang dan belum tentu semua memberikan data yang benar. Padahal, nyawa dari facebook ads adalah mensortir bidikan konsumen berdasarkan data, data yang diinputkan oleh pengguna facebook itu sendiri.
Facebook Ads, Iklan Berbayar, Paid Promotion


Justru semakin kesini, tren pengguna facebook semakin bermacam-macam. Wajar jika di era 2010-an iklan yang dipasang langsung menusuk jantung “kelinci”. Karena pada pengguna facebook di saat itu memberikan data otentik atas dirinya, dan mengisi dengan benar. Namun sekarang justru keadaan berbalik, mulai banyak data-data yang tidak terisi kalaupun terisi juga dengan data yang validitasnya diragukan. Sudah semakin banyak anak-anak remaja labil yang menggunakan facebook, mengisikan data palsu, dan menggunakan nama-nama yang kurang pantas.

"Lalu, apakah data seperti ini yang menjadi indikator sorting dan kemudian membakar uang Anda. Hipotesanya, Anda membakar uang untuk mempromosikan produk/ jasa pada akun-akun semacam ini ?"

Analisa berlanjut. Jika memang facebook tidak melulu menggunakan data inputan sebagai sortirannya. Saya sempat berpikir, apakah facebook juga menggunakan rekam jejak TCP/IP dalam mendeteksi lokasi ? Jika memang iya, ini facebook mendata lokasi calon konsumen, apa mencari-cari teroris ?
Facebook Ads, Iklan Berbayar, Paid Promotion

Dalam setiap komputer Anda, dan dalam setiap browser yang Anda gunakan, seluruhnya dibekali dengan fasilitas history, yang tentu saja menyimpan data kunjungan anda pada web apapun. 

Namun yang banyak tidak disadar, itu semua juga memiliki cocies dan cache. Inilah yang justru mengintai apapun yang anda lakukan saat browsing. Iya, apapaun yang anda lakukan terekam dalam cache. 

Termasuk apa saja yang anda tonton, apapun yang anda ketikan, dan berita apa saja yang anda nikmati. Cache inilah yang nanti laporan kepada penyedia iklan, tentang apa saja aktifitas Anda. Boom, ketahuanlah apa saja yang anda lakukan selama ini.

Terlepas dari privasi yang memang sedari awal sudah tertelanjangi. Saya masih optimis iklan akan tepat sasaran jika facebook membaca data dari cache. Setidaknya, facebook mampu mendeliver peci sholat pada mereka yang hobi membuka video pengajian, dan facebook mampu mengantarkan dengan baik iklan bir (minuman keras) pada mereka yang hobi surfing ajeb-ajeb. Kalo terbalik, bukannya lucu. Malah pemasang iklan yang kembali tekor karena iklannya salah sasaran.

Dengan membca 2 part atas topik ini, saya harapkan pembaca semakin bingung. Sehingga di part selanjutnya akan menemukan mana yang imbang, mana yang akan digunakan dan mana yang paling sesuai. Intinya, tidak perlu mendewakan satu metode. Justru jamu terbaik adalah campuran dari berbagai bahan dalam takaran yang tepat dan presisi.



Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar 22 September 2017, Malang – Indonesia

0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar