Minggu, 29 Oktober 2017

Menjemput Keampuhan Instagram Marketing Part 4 : Pilar-Pilar Instagram Marketing

Instagram Marketing, Pelatihan Instagram Marketing, Training Instagram Marketing, Belajar Instagram Marketing, Kursus Instagram Marketing, Instagram Marketing Di Malang, Instagram Marketing Malang, Instagram Marketing Di Kota Malang, Belajar Instagram Marketing Di Malang, Seminar Instagram Marketing

Instagram Marketing Di Kota Malang, Belajar Instagram Marketing Di Malang, Seminar Instagram Marketing

Jika endrose memang sudah tak lagi efektif. Maka pilihan berikutnya adalah pada promosi berbayar yang memang ini sangat difasilitasi oleh Instagram, dan dengan metode promosi pendekatan SEO. Promosi pendekatan SEO dalam artian, menggunakan kekuatan-kekuatan yang memang sudah ada dalam tubuh Instagram untuk mendongkrak penjualan tanpa menggunakan promosi berbayar. Namun jika kedua metode ini digabungkan, maka akan menjadi bentuk kekuatan tangguh yang sulit dikalahkan oleh kompetitor.

Untuk mencapai keutuhan dalam metode SEO, beberapa pilar yang harus diperbaiki adalah :
Satu, pilar interaksi. Tentu, sosial media apapun interaksi adalah kunci. Namun justru inilah yang sangat banyak dilupakan orang. Interaksi justru minim. Terlebih bagi mereka yang bermental ‘sok artis’ yang penah di bahas di part sebelumnya, inginnya di LIKE, inginnya di Subcribe, inginnya di komen tapi tidak memberikan umpan balik sehingga interaksi tidak terbangun dengan baik. Ini kesalahan fatal jika Anda menggnakan socmed namun tidak membangun interaksi. Sama halnya Anda masuk  sebuah lingkungan, ingin menjadi terkenal, namun selalu menutup komunikas dengan tetangga.

Dua, pilar pencarian. Jika berbicara Blog/web maka meta data menduduki peran utama dalam kaitan dengan mesin pencari. Namun pada sosial media, rasanya terlalu sulit jika menanamkan meta data. Karena sosial media bersifta mikro blog, sekali tulis setatus, upload foto, ya sudah, tidak ada maintanance tentang meta data. Karena di sosial media tidak ada meta data, maka pergunakan metode pencariannya, misalnya dengan hastag.

Hastag pada Instagram khususnya, sebenarnya adalah keberagaman topik yang dibicarakan oleh orang diseluruh dunia dan menjadi satu kategori yang sama. Kategori inilah yang disimbolkan dengan hastag. Sadar atau tidak, saat Anda mengetik hastag atau tandapagar (#) di Instagram maka akan muncul saran-saran hastag yang bisa diguanakan. Tapi, masih saja ada pengguna instagram yang menggunakan hastag ngawur alias hanya sesuai keinginnya.

Tiga, penataan grafis. Sangat erat dengan pemandangan pertama yang diberikan pada konsumen. Lihat saja, Anda pun akan jauh lebih nyaman dan betah berda di toko dengan penataan rak display produk yang bagus, rapi dan terstruktur. Dan Andapun merasa tidak nyaman berada dalam toko dengan keadaan kacau balau, berantakan, dan sama sekali tak teratur.

Aplikasikan konsep tersebut dalam Intagram Anda, yang khusus untuk jualan produk maupun jasa. Uploadlah gambar yang baik, grafis yang baik dari produk atau jasa Anda. Atur sedemikian rupa agar tampak rapi dan terstruktur. Bukan melulu upload upload dan upload, terlebih upload hal-hal yang sama sekali tak ada hubungannya dengan jualan. Kesalahan terebsar saat upload adalah, memaki-maki, mencaci atau mengeluh.

Memang manusia tak lepas dari sifat tersebut, tetapi mengeluh di sosial media atau bahkan mencaci pihak lain dengan sosial media yang untuk jualan, maka sama artinya anda menjebloskan citra diri dan perusahaan Anda dalam kantung sampah.

Empat, pilar keseimbangan. Bisa juga pilar keempat ini diposisikan sebagai penguat pilar pertama yaitu tentang interaksi. Bedanya, pilar keempat lebih mengarah pada sistem keseimbangan. Begini maksudnya, Anda adalah pengguna Instagram yang tentu ingin memiliki banyak follower dan in sangat manusiawi. Namun, disamping Anda menginginkan orang lain nge-follow Anda, maka Anda pun terlebih dahulu nge-follow orang lain. Jika ingin orang lain ngefollow, ya Anda ngefollow orang lain dulu. Lalu gimana jika orang yang di follow enggak ngasih folback ? Gampang, jaman sekarang banyak aplikasi yang bisa mendeteksi hal seperti itu bahkan langsung mampu menghapus akun yang tidak melakukan folback. Berikan saja tugas seperti ini pada mesin/ aplikasi, Anda tidak perlu mendatanya satu-persatu.

Keempat pilar tersebut adalah kekuatan Instagram yang sangat bisa dieksplore lagi dari sisi pendekatan SEO. Dan keempat pilar ini sangat sederhana serta gampang dilakukan oleh siapapun. Namun masih sangat jarang yang menyadari keempat kekuatan ini sehingga belum menggunakan dengan maksimal.

Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar 29 Oktober 2017, Malang – Indonesia






0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar