Selasa, 05 Desember 2017

Kenyang Teori Miskin Praktek, Prahara Pengusaha Muda

Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah, Marketing Online Menurut Para Ahli, Marketing Online Di Malang, Marketing Online Properti, Marketing Online Olshop, Marketing Online Tips, Marketing Online Shop, Marketing Online Shop di Instagram

Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah
Rasany terlalu banyak buku tentang bisnis, yang mengulas kewirausahaan mulai dari level semut hingga level hiu dan paus. Terlalu banyak pula seminar-seminar tentang bisnis, dan yang lebih banyak lagi adalah pembeli buku bisnis dan pengikut seminar. Tapi kenapa jumlah pengusaha tidak juga meningkat dengan signifikan ?


Bahkan, pernah saya di Pegasus Academy, atau bahkan sering. Menerima peserta didik yang sudah hebat, sangat hebat tentang konsep bisnisnya. Sudah banyak bisnis yang ia jalankan, sudah banyak pula mengalami jatuh bangun gak keruan atas bisnisnya. Berbeda orang, berbeda cerita, tapi satu benang merahnya, adalah konsep bisnis yang hebat namun tanpa didasari dengan pengetahuan yang kuat.


Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah
Akibatnya, menjalankan bisnis apapun, hanya tumbang dan lahir saja. Hari ini melahirkan bisnis, besok tumbahlanglah bisnisnya. Sekali saya tanya, kenapa hidupmu hanya berulang dalam satu lingkaran yang sama dan berulang-ulang. Jawabannya hampir sama, dan jika disimpulkan adalah karena terlalu banyak membaca buku dan terlalu banyak ikut seminar.

Apakah membaca buku = buruk ?
Apakah mengikuti seminar bisnis = buruk ?

Tidak sepenuhnya buruk dan tidak sepenuhnya baik. Kunci utamanya adalah pada kapasitas diri. Justru para pengusaha seperti ini, banyak sekali mengkonsumsi buku dan banyak sekali mencermati seminar. Tapi semakin tinggi ilmunya justru semakin hebat bakatnya menumbangkan bisnisnya sendiri. Jawabannya ini bukan kesalahan, adalah pada jalur yang akan diambil.

Tentu, setiap penulis buku menulis berdasarkan pengalamannya sendiri, pengalaman orang lain, pengalaman orang disekitarnya dan dikemas dengan frame of reference yang ia miliki. Sehingga, antara satu penulis buku dengan yang lain bisa berbeda, bahkan yang menulis hal yang sama sekalipun. Satu mengarah ke utara ibaratnya, satu mengarah ke selatan. Jadinya gak akan ketemu. Karena arah yang tidak terkondisikan ini, membuat fokus menjadi bias akibat mengikuti semua penulis, akibat meng-amin-I semua materi dalam semua buku. Yang pada tahap berikutnya membuat distorsi otak atas identitas dirinya, identitas bisnisnya dan arah bisnisnya.

Cara bijak dalam hal ini. Cukuplah pada 1 mentor. Yang bukan hanya menulis buku. Tapi mentor yang dapat ditemui, dapat ditanyai, dapat dijawab tangannya. Sehingga menjadi benar-benar terarah mengikuti arahan dari sang mentor. Hingga menjadi kuat. Pada posisi yang sudah stabil, silakan baru upgrading diri. Bukan semua hal langsung dikonsumsi di awal.

Seperti saya sampaikan saat menjadi narasumber di acara Youth Entrepeneur yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa ASIA Malang, tentang problem umum para pengusaha muda. Adalah pengetahuan/ teori yang sudah sangat mencukupi namun kurangnya praktek. Kekurangan ini dari berbagai segi, baik dari dalam mereka sendiri yang kurang niat/ tekad, maupun karena saran tidak mencukupi hingga tidak adanya mentor tempat merteka bertanya.


Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah
Terlebih para pemuda, yang masih duduk di pendidikan, belum terjun ke masyarakat dan belum mepraktekan bisnis. Dalam posisi kebingungan karena banyaknya materi, banyaknya teori yang diterima namun kebingungan saat melangkah ke masa praktek. Selain karena tidak mampu menerjemahkan teori masing-masing tapi juga kebutaan akan langkah apa yang selanjutnya diambil.

Dalam dunia bisnis, praktek adalah wahana belajar. Sehingga belajar tidak selalu dengan buku, belajar tidak selalu dengan seminar. Bacalah dan resap ilmu sebanyak-banyaknya atas hal yang dibutuhkan sekarang, yang bisa dilakukan sekarang dengan langkah paling sederhana. Baru di tahap kemudian untuk upgrade silakan kembali inputan keilmuan baru ke otak. Justru serakah ilmu di awal tanpa praktek, memberikan efek tidak produktif.


==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis,
Pengusaha,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Penulis Indonesia,
Owner Pegasus Mall Online,
Owner Pegasus Academy,
5 Desember 2017, Malang – Indonesia





0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar