Rabu, 21 Maret 2018

Karena Internet Sifatnya Luas, Maka Rawan Orang Tersesat (catatan dari MasterClass Februari 2018)


Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah, Marketing Online Menurut Para Ahli, Marketing Online Di Malang, Marketing Online Properti, Marketing Online Olshop, Marketing Online Tips, Marketing Online Shop, Marketing Online Shop di Instagram

Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah

Hampir disetiap MasterClass selalu saja cerita-cerita menarik dari peserta. Satu yang menarik dari salah satu peserta adalah kisah penuturannya, betapa selama ini dia mengembara kemana-mana untuk belajar internet marketing, tapi selalu saja menemui kebuntuan. Bukan berarti tidak menemui mentor, melainkan justru dengan adanya mentor, malah menemui kebuntuan.

Dari satu peserta yang menceritakan kisah hidupnya ini, eh peserta yang lain ikut gabung, ikut numbrung. Dan hebatnya mereka mengalami hal yang sama sebelumnya. Ceritanyapun sama, hanya subjeknya saja yang berbeda.

Garis merahnya, kesamaan di antara mereka adalah menemui kebuntuan setelah belajar. Salah satu peserta penah mengikuti kelas marketing dari seorang terkenal di negeri ini yang bukunya sudah banyak bereda dipasaran, saking larisnya buku itu, bahkan bajakannya pun laris. Seminarnyapun mahal, bahkan untuk bisa bertemu, bertatap muka, berdiskusipun ada biaya nya dan tidak murah, mencapai puluhan juta. Justru dengan inilah ia menemui kebuntuan, kala itu usahanya sedang berkembang, sehingga ia ingin mengembangkan lagi usahanya dengan trik marketing dari sang pembicara. Tapi satu saat ia menemui kebuntuan dan membutuhkan bimbingan dari sang pembicara, namun apa daya, untuk bertemu saja ada ongkosnya. Urunglah niatnya, dan kebuntuan itu hanya ia simpan untuk kemudian dikenang.

Penuturan dari orang kedua hampir sama. Ia banyak belajar dari para mentor, namun dengan media online. Misalnya webinar, dengan membeli tutorial, dengan gabung di seminar online dan berbagai media lainnya. Intinya ia tidak pernah bertemu langsung dengan sang mentor. Ia menjadi pengagum di dunia online, karena sang mentor juga menampakan dirinya di online. Apapun yang dikeluarkan oleh sang mentor ia beli, mulai video, tutorial e-book, buku fisik hingga berbagai program menggiurkan. Namun ia mentok pada satu posisi, dimana ia praktek namun menemui kesulitan, dan sang mentor tidak dapat dihubungi, karena juga sang mentor tidak membuka akses apapun pada pengikutnya. Galau lah jadinya, tidak ada tempat bertanya, tidak ada tempat diskusi atas apa yang menjadi kesulitannya, karena sang mentor hanya bisa ditemui dengan online, namun tidak membuka akses pribadi untuk berdiskusi.

Kisah seperti ini bukan sekali dua kali saya dengan, langsung dituturkan oleh mereka yang mengalami. Dan saya pun tidak menampik kenyataan ini, bahwa banyak sekali orang hebat diluar sana yang memang tidak membuka diri. Banyak sekali orang sakti diluar sana yang hanya mau tampil online.

Semua ada baik dan buruknya. Tergantung pertimbangan masing-masing. Dan perlu menyikapi hal ini secara bijak. Baik yang berlaku sebagai mentor maupun yang berlaku sebagai murid.

Dibawah penuturan masing-masing dari beberapa peserta MasterClass yang di gelar Februari 2018.

==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis,
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Penulis Indonesia,
Owner Pegasus Grup
9 Mar 2018, Malang – Indonesia

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar