Kamis, 01 Maret 2018

Kesalahan Fatal Pengusaha Muda Part 01 : Bermimpi Modal Besar


Pengusaha Muda, Pengusaha Sukses, Pengusaha Muda Sukses, Pengusaha Muda Indonesia, Pengusaha Muda Indonesia, Tips Jadi Pengusaha, Tips Jadi Pengusaha Muda, Tips Jadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil, Tips Jadi Pengusaha Pemula, Tips Jadi Pengusaha Sukses Tanpa Modal

Pengusaha Muda, Pengusaha Sukses, Pengusaha Muda Sukses

Maaf, saya mengerucutkan dalam bahasa “pengusaha muda”, maksud saya adalah pengusaha di masa-masa awal. Disini saya tidak membelah dari umur/ usia, bahkan yang sudah berusia banyak pun bisa tetap disebut sebagai pengusaha muda jika memang baru memulai usahanya.

Dan virus ini menjangkit hampir di tiap pengusaha muda, bagai wabah di sebuah musim yang menjalar begitu cepat, mematikan, menyeramkan dan menyesatkan. Hebatnya, kesesatan mental seperti ini terus berkembang dan dikembangkan oleh kabar burung dari mulut ke mulut, mulut yang sesat menyebarkan berita yang sesat dan diterima oleh orang yang bersedia disesatkan. Akibatnya, korban pun bergelimpangan.

Begini, kenapa untuk memulai usaha harus mengeluarkan modal besar ?

Ada yang beranggapan, dengan modal yang besar maka akan mendapat hasil yang besar pula. Baik, dari anggapan ini tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar, kita perlu mengakaji dan menggunakan akal sehat dalam menerima informasi, bukan menelan mentah-mentah.

Modal awal yang besar, memang baik untuk memulai bisnis. Tapi ingat, dengan adanya modal besar belum tentu memberikan jaminan akan kelangsungan bisnis, dan modal besar tidak mampu menjamin dirinya sendiri akan balik. Alias, belum tentu balik modal. Ini dulu yang harus dipahami. Karena modal besar adalah sebuah variabel, namanya juga variabel, bisa berubah kapanpun yang dipengarui oleh berbagai variabel lain.

Kuncinya bukan pada modal awal yang besar, tapi bagaimana mengelola modal tersebut. Saya hidup di lingkungan kota Malang. Dan saya hobi mengamati kanan kiri jalan berjajan toko-toko dan berbagai bidang usaha lain. Dari itu, banyak saya menemukan café, yang dibangun konsep yang luar biasa, dengan diferensiasi yang baik dan tentu untuk mencapai ini, perlu dana besar. Sewa tempat, pembangunan, renovasi, aplikasi konsep, peralatan dapur, mebel dan sebagainya. Anggaplah saja habis Rp 100 juta.
Pengusaha Muda, Pengusaha Sukses, Pengusaha Muda Sukses

Tapi, banyak pula saya amati, begitu banyak juga yang tumbang. Ibaratnya hari ini bikin, besok ak ada konsumen, lusa tumbang. Toh juga dengan yang lain cerita, ada pula yang hari ini bikin, besok laris manis, booming, lusa udah dilupakan orang. Dan ini hanya sebagian kecil, masih banyak bidang usaha lain yang mengalami nasib sama, bukan hanya dunia per-café-an.

Fenomena ini, membuktikan bahwa dana besar bukan segala-galanya. Jangankan café di kotaMalang. Perusahaan raksasapun mampu tumbang meskipun mereka punya duit segunung. Siapa sangka perusahaan segeda Nokia akhirnya melemah, Siemens hingga Motorola.

Jadi, jangan berkosentrasi pada perolehan dana besar diawal. Memperoleh dana besar diawal sebagai modal memang hal bagus, tapi bukan prioritas dan bukan segala-galanya. Masih ingatkah? dengan mendiang Bob Sadino yang memulai usaha dengan berjualan beberapa ekor ayam.

==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis,
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Penulis Indonesia,
Owner Pegasus Grup
26 Februari 2018, Malang – Indonesia

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar