Minggu, 04 Maret 2018

Kesalahan Fatal Pengusaha Muda Part 04 : Hutang Di Awal


Pengusaha Muda, Pengusaha Sukses, Pengusaha Muda Sukses, Pengusaha Muda Indonesia, Pengusaha Muda Indonesia, Tips Jadi Pengusaha, Tips Jadi Pengusaha Muda, Tips Jadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil, Tips Jadi Pengusaha Pemula, Tips Jadi Pengusaha Sukses Tanpa Modal

Tips Jadi Pengusaha, Tips Jadi Pengusaha Muda, Tips Jadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil
Modal dana besar bukan kesalahan, akan menjadi baik atau kurang baik tergantung pada cara mengelolanya. Sekali lagi saya tegaskan, modal uang yang besar diawal adalah variabel, bukan prioritas. Karena sifatnya bukan prioritas maka ada dan tidak ada bukan menjadi soal –alias- selalu ada solusi lain dan pilihan lain dalam mengatasinya.

Tapi, semakin banyak saja yang menggunakan berbagai kilah bahwa untuk membuka sebuah bisnis modal dana yang besar diawal sebagai prioritas, ini sungguh meracuni pikiran, dan racun pikiran ini menyesatkan begitu banyak pengusaha muda, pengusaha di masa awal, akibatnya, pikirannya tersesat, masuk kedalam kubangan yang semakin lama semakin menyesatkan dan berketerusan.

Terjemahannya, karena sudah menjadi racun yang menjamah pikiran dan mental, para pengusaha muda berlomba-lomba mendapat modal besar untuk memulai sebuah bisnis. Mulai menjual asetnya, apakah rumah, tanah maupun kendaraan. Atas wabah ini, pun mulai banyak anak kos yang semakin gila karena terdoktrin oleh para mentornya, untuk memulai usaha dengan cara gila, gila betulan jadinya, caranya gila, tingkahnya bak orang gila, dan tindakannya gila. Bagaimana tak gila jika menjual kasur di kosan untuk alasan modal bisnis, itu kasur kosan kan bukan punyamu, itu miliki ibu kos. Beneran gila.
Tips Jadi Pengusaha, Tips Jadi Pengusaha Muda, Tips Jadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil

Hebatnya, adapula yang menggunakan hutang. Entah dengan metode apapun intinya hutang. Hutang diawal membuka bisnis, katanya bisa memacu semangat untuk bekerja. Memacu semangat mengembangkan bisnis.

Apa berhutang tidak bole ?

Boleh, siapa yang melarang. Tidak ada.

Tapi perhatikan ujaran singkat ini.
Hutang itu sifatnya pasti. Cicilannya per bulan juga pasti. Sedangkan penghasilan bisnismu belum pasti. Data keuangan keluar masuk belum ada. Kekuatan laba bulanan belum terukur. Apakah sehari-hari akan terseok-seok untuk memenuhi kebutuhan hutang ?

Kapan saatnya berhutang ?

Bukan saat awal bisnis. Saat awal bisnis kok berhutang, berarti memasukan diri anda sendiri kedalam kesulitan yang dibentuk sendiri. Ketahui dulu berapa kekuatan bulanan, pelajari dulu data keluar masuk uang. Hingga dapat satu kesimpulan tentang berapa kekuatan membayar hutang bulanan.

Kesalahan fatalnya, adalah lemah dalam menganalisa dan malas membaca data. Akibatnya bergitu banyak dan bahkan bertambah, pengusaha muda yang justru sibuk membayar hutang. Hutang yang digadang-gadang untuk memperbesar usaha, justru menjadi pokok masalaha yang menyesaki otak, menyedok segala perhatian, dan menghisap kekuatan finansial secara tak adil. Hanya karena satu titik masalah –malas membaca data-.


==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis,
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Penulis Indonesia,
Owner Pegasus Grup
28 Februari 2018, Malang – Indonesia

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar