Jumat, 06 April 2018

Bisnis Ala Anak Muda Part 01 : Reseler


Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah, Marketing Online Menurut Para Ahli, Marketing Online Di Malang, Marketing Online Properti, Marketing Online Olshop, Marketing Online Tips, Marketing Online Shop, Marketing Online Shop di Instagram

Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah

Berbicara anak muda, yang pada umumnya. Berbicara juga modal uang yang cekak. Berbeda kalo itu anak muda lahir ditengah istana, atau emang anaknya konglomerat. Nah itu bukan bahasan saya.

Ditengah keadaan finansial yang cekak, atau bahkan tidak ada sama sekali, Serta fasilitas yang minim. Tidak jarang justru membuat para pemuda semakin bergerak, naik, mendobarak dan menggebrak keadaan dengan caranya sendiri. Kita semua tau, anak muda adalah ladangnya ide, tempat dimana tenaga dan pikiran masih sangat kuat. Inilah senjata luar biasa yang dimiliki oleh tiap pemuda, maka dari itu, senjata ini harus digunakan sebaik-baiknya dan berada di tangan yang baik.

Namun, tidak cukup dengan niat yang kuat maupun pikiran yang cerdas. Tapi juga tetap harus terarah dan memajeman semangat agar terus menerus berjelanjutan tidak hanya semangat menggebu diawal namun melemah di tengah dan berakhir dengan tidak baik.

Menjadi reseler, adalah salah satu pilihan paling mudah dalam mengatasi keadaan finansial yang cekak. Bahasa kerennya reseler adalah jual kembali, atau makelar pun boleh. Justru banyak pedagang besar atau produsen banyak membutuhkan reseler/ makelar. Sehingga kedatangan para reseler justru banyak diharapkan. Gak heran kalau para penggiat olshop pun rame-rame membuka diri untuk reseler.

Secara skema, reseler pun sangat mudah. Nyaris tidak membutuhkan modal uang, karena saat belanja pun sudah menggunakan uang dari konsumen. Di tulisan ini saya sediakan gambar/ grafis yang menjelaskan secara sederhana tentang reseler. Tentu gambar ini saya ambil dari mesin pencari.
Marketing Online, Marketing Online Strategy, Marketing Online Adalah

Mudahnya, Anda cukup membawa atau cukup punya katalog, yang biasanya berupa buku, atau jaman sekarang katalog cukup berupa file yang Anda simpan di hp dan bisa ditunjukan ke rekan maupun calon konsumen. Nah jika sudah terjadi penjualan, konsumen sudah memberikan uang pada Anda. Saatnya Anda belanja ke agen/ produsen. Anggap saja kulakan/ belinya Rp 1.000, lalu Anda jual Rp 1.200. Nah sudah untung.

Memang remeh, tapi jangan meremehkan. Saya punya salah satu kenalan yang kerjanya hanya reseler alias hanya makelar, tapi dalam 1 bulan tak kurang Rp 1,5 Milar berhasil ia kantongi. Tanpa punya produk, tanpa buka toko, tanpa punya stok.

==========================
Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis,
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
Owner Pegasus Grup
2 April 2018, Malang – Indonesia

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar