Kamis, 27 September 2018

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01


Tulisan berikut adalah review dari paper internasional yang ditulis oleh Tomislav Hengl dan Michael Gould. Dalam blog ini disajikan dalam beberapa part. Penambahan gambar yang tidak ada keterangan, adalah tambahan sebagai pemanis artikel. Sedangkan gambar yang memiliki keterangan adalah bagian dari paper tersebut. Selengkapnya tentang paper, akan dijumpai di bibliografi pada bagian bawah dari part terakhir.

Berikut adalah bagian pertama 

RULES OF THUMB FOR WRITING
RESEARCH ARTICLES
Tomislav Hengl, Michael Gould

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01
Ketika memasuki gerbang kota yang megah kita dapat membuat prediksi tentang kemegahan, kesombongan, sejarah, dan peradaban yang akan kita temui di kota. Kadang-kadang, gerbang tidak memberikan sedikit pun pemandangan kota, dan itu dapat menyesatkan para pengunjung tentang bagian dalam kota. Bagian pengantar artikel seperti gerbang kota. Ini adalah presentasi yang bertujuan untuk memperkenalkan dirinya kepada para pembaca, dan menarik perhatian mereka. Daya tarik, kejelasan, kegemaran, dan kapasitas analitis presentasi akan mendorong pembaca untuk membaca bagian artikel berikutnya. Di sisi lain seperti yang dipahami dari moto penyair Yunani kuno Euripides "awal yang buruk membuat akhir yang buruk", bagian "Pendahuluan" dari artikel ilmiah adalah penting karena dapat mengungkapkan kesimpulan artikel.

Sangat penting untuk menganalisis masalah yang akan dipertimbangkan di bagian ‘Pengantar’ di bawah judul. Pertama, informasi harus tentang topik umum artikel ini berdasarkan literatur saat ini, yang membuka jalan bagi pengungkapan tujuan naskah. Kemudian subject matter harus spesifik, fokus dan referensi mendasar yang terkait dengan topik yang harus didiskusikan. Kemudian, rekomendasi untuk solusi harus dijelaskan, dengan kata lain tujuan harus dikomunikasikan. Ketika langkah-langkah ini diikuti dalam urutan itu, pembaca dapat melacak masalah, dan solusinya dari perspektifnya sendiri berdasarkan literatur saat ini. Jika tidak, bahkan studi yang sempurna yang disajikan dalam desain yang tidak sistematis dan membingungkan akan kehilangan kesempatan membaca. Memang informasi yang tidak memadai dapat berakibat ketidakmampuan untuk mengklarifikasi masalah dan terkadang menyembunyikan solusi.

Pertama-tama, penjelasan tentang topik dalam literatur saat ini harus dibuat dengan jelas, dan istilah yang tepat seolah-olah pembaca benar-benar tidak tahu tentang subjek. Di bagian ini, terjalin hubungan hangat antara pembaca, dan naskahnya ditujukan. Karena masalah atau solusi akan mendorong pembaca untuk menyaringan literatur sesuai materi yang diambil. Informasi yang diperbarui dan kuat harus disajikan di bagian ‘Pengantar’.

Kemudian topik utama dari artikel dan masalah yang dihadapi harus dianalisis dalam literatur saat ini mengikuti main topic. Pada titik ini masalah harus dikurangi menjadi satu masalah sejauh mungkin. Tentu saja, mungkin ada lebih dari satu masalah, namun masalah baru dan solusinya harus menjadi pokok bahasan artikel lain. Masalah harus diungkapkan dengan jelas. Jika target lebih banyak, dan kompleks, solusi akan lebih dari satu dan membingungkan.

Prinsip - Prinsip Penulisan Artikel Ilmiah Part 01
Maka paragraf terakhir dari bagian 'Pendahuluan' harus mencakup solusi di mana kami akan menjelaskan informasi yang kami hasilkan dari data terkait. Kalimat yang membangkitkan rasa ingin tahu pembaca tidak boleh dibiarkan tak terjawab. Pembaca yang berpikir untuk mendapatkan informasi yang paling efektif dalam waktu singkat ketika membaca artikel ilmiah tidak boleh disalahkan dengan kalimat-kalimat misterius, dan pembaca tidak boleh dibiarkan untuk sampai pada kesimpulan sendiri. Solusi yang diungkapkan dengan jelas sesuai dengan masalah harus diungkapkan secara eksplisit yang untuk integritas bagian ‘Pengantar’.

Bagian pengantar dari artikel yang patut ditulis dalam bentuk present tense sederhana yang mencakup singkatan, akronim, dan penjelasannya. Berdasarkan pernyataan di atas, dapat membagi bagian pengantar menjadi 3 bagian. Dalam paragraf pertama, background permasalahan yang memiliki fokus to the point. Dalam paragraf kedua, menjelaskan metode yang digunakan dan referensi dasar yang terkait dengan metode yang telah diberikan, dengan kata lain, referensi mendasar tentang subjek utama yang dibahas. Dalam paragraf terakhir tujuan para peneliti untuk menyelidiki hasil, dan keamanan penerapan metode baru ini dalam informasi saat ini telah ditunjukkan, atau problem identification.



Di tulis oleh Budi (Dedy) Fajar,
Penulis, Praktisi Pengajar Universitas Brawijaya Malang
Pengusaha,
Praktisi Internet & Digital Marketing,
Pendiri Komunitas Pemuda Pengusaha Indonesia,
Pendiri Komunitas Sastra Budaya Indonesia,
23 September 2018, Malang – Indonesia

0 comments:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

Posting Komentar